Menghargai Kemampuan Anak

anak percaya diri

Sebagai orang tua, kita terlalu sering menyepelekan atau memandang rendah kemampuan anak. Inilah salah satu yang menyebabkan anak menjadi kurang percaya diri. Dan akibatnya…. kreatifitas anak tidak berkembang.
Contoh:
Ketika kita belanja buah-buahan bersama anak kita. Apa yang biasa kita lakukan jika anak kita ikut memilih buah-buahan itu? Seringkali kita bilang:
“Jangan yang itu,…”
“Ah..biar ibu/bapak saja yang pilih…”
“Jangan pegang-pegang!! Nanti jatuh…”
dsb..dsb.. larangan-larangan yang dilontarkan oleh orang tua.
Kira-kira apa yang terjadi pada perasaan anak kita dengan perlakuan seperti itu?
Ininlah perasaan anak:
“Aku gak bisa memilih buah-buahan…”
“Aku tidak teliti..”
“Aku kurang pintar…”
“Aku anak bodoh…”
Dan banyak contoh lain yang selalu terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari yang selalu mengesampingkan perasaan anak.
Apakah anak kita akan bisa berkembang lebih baik jika perasaannya selalu begitu?
Apalagi kejadian yang seperti itu selalu berulang dalam berbagai kegiatan setiap hari…
Oleh karena itu mulai sekarang marilah kita belajar menghargai kemampuan anak supaya tumbuh dan berkembang kepercayaan dirinya.
Semoga bermanfaat….

0 Responses to “Menghargai Kemampuan Anak”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

Kategori

Author

Blogs I Follow


Blog Newswire Network

Breaking News| Headline | Article

%d blogger menyukai ini: